Uskup Manado Memimpin Ekaristi Syukur Yubileum Perak Imamat Pastor Fanny Stephanus Manengkey, MSC
Uskup Keuskupan Manado menghadiri dan memimpin Perayaan Ekaristi Syukur dalam rangka 25 tahun tahbisan imamat Pastor Fanny Stephanus Manengkey, MSC, di Aula Paroki Santo Antonius dari Padua, Kasuang, Tataaran.
Pada pukul 08.30 WITA, Uskup bersama asisten berangkat dari Rumah Keuskupan menuju tempat perayaan. Rombongan tiba pada pukul 09.15 WITA dan disambut dengan tarian Kabasaran serta alunan musik bambu dari Tumpukan Musik Bambu Katolik Koha. Panitia mengalungkan bunga kepada Uskup sebagai tanda penghormatan dan sukacita atas kehadirannya.
Seusai penyambutan, Uskup menikmati sarapan bersama Pastor Yubilaris dan para imam yang telah hadir. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana persaudaraan, mengawali kebersamaan dalam syukur atas anugerah panggilan dan pelayanan imamat.
Dalam Perayaan Ekaristi, Uskup bertindak sebagai selebran utama, didampingi para imam konselebran. Hadir dalam perayaan ini Wakil Bupati Minahasa beserta jajaran pemerintah daerah, keluarga besar Pastor Yubilaris, para undangan, umat Paroki Santo Antonius dari Padua Tataaran, serta umat dari berbagai paroki.
Bersama seluruh umat, Uskup mempersembahkan syukur kepada Allah atas penyertaan-Nya sepanjang 25 tahun perjalanan imamat Pastor Fanny. Yubileum Perak ini menjadi kesempatan bagi Gereja untuk mensyukuri anugerah imamat dan kesetiaan pelayanan seorang imam dalam menggembalakan umat Allah.
Menjelang berkat penutup, disampaikan sambutan secara berturut-turut oleh Uskup, Wakil Bupati Minahasa, dan Pastor Yubilaris. Dalam sambutannya, Pastor Fanny mengungkapkan syukur kepada Tuhan serta terima kasih kepada Uskup, para imam, pemerintah daerah, keluarga, umat, dan semua pihak yang telah mendukung panggilan serta karya pelayanannya.
Setelah Perayaan Ekaristi, Uskup dan Pastor Yubilaris mengikuti sesi foto bersama para imam, jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, keluarga, petugas liturgi, serta kelompok-kelompok umat yang hadir.
Uskup tidak mengikuti acara ramah tamah karena harus melanjutkan perjalanan menuju Biara Karmel di Tampusu. Di tempat tersebut, Uskup dijadwalkan menutup kegiatan rohani yang diselenggarakan oleh Waberkat.
Perayaan ini menjadi ungkapan syukur atas rahmat panggilan imamat sekaligus peneguhan untuk melanjutkan pelayanan. Semoga Tuhan senantiasa menganugerahkan kesehatan, keteguhan, dan sukacita kepada Pastor Fanny Stephanus Manengkey, MSC, dalam mengemban perutusan sebagai imam dan Misionaris Hati Kudus Yesus.
