loader image

Gereja Katolik Keuskupan Manado

Uskup Keuskupan Msnado: Menerima tamu dari Frater de la Salle dan Yayasan  de La Sale Manado, Rabu 21 Oktober 2026

Pada Rabu pagi, 21 Oktober 2026, Ketua Yayasan De La Salle Manado bersama staf dan dua Bruder De La Salle mengunjungi Rumah Uskup Keuskupan Manado. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk mengadakan audiensi dengan Uskup sekaligus menyampaikan pamit dari kedua bruder yang akan kembali ke Filipina. Dalam suasana persaudaraan, pertemuan tersebut mempertemukan perhatian terhadap kehidupan Gereja dan karya pendidikan yang menjadi bagian dari pelayanan Yayasan De La Salle.

Rombongan tiba pada pukul 06.45. Uskup menyambut kedatangan para tamu dan menerima mereka dalam suasana yang akrab. Kesediaan untuk berjumpa pada awal hari memberi kesempatan bagi Ketua Yayasan, staf, dan kedua bruder untuk menikmati kebersamaan serta berbincang secara langsung dengan Uskup.

Mengawali pertemuan, Uskup memperkenalkan secara singkat profil Keuskupan Manado kepada kedua Bruder De La Salle. Pengantar tersebut memberi keduanya kesempatan untuk mengenal lebih dekat Gereja setempat. Melalui penjelasan singkat itu, perjumpaan memperoleh konteks gerejawi yang lebih luas, terutama mengenai lingkungan tempat karya pendidikan De La Salle hadir dan menjalankan pelayanannya.

Percakapan kemudian berlanjut ketika Uskup mengundang seluruh rombongan untuk menikmati sarapan pagi bersama di refter. Undangan tersebut menghadirkan suasana kekeluargaan yang semakin terasa di antara para peserta pertemuan. Di meja makan, Uskup, Ketua Yayasan, staf yayasan, dan kedua bruder melanjutkan perbincangan dengan lebih santai.

Dalam kebersamaan itu, mereka membicarakan Universitas De La Salle. Sarapan pagi memberi ruang bagi percakapan mengenai karya pendidikan tersebut, sekaligus menjadi kesempatan untuk memelihara hubungan antara pihak yayasan, para bruder, dan Uskup. Perhatian terhadap universitas hadir dalam suasana dialog yang akrab, sejalan dengan semangat pelayanan Gereja dalam bidang pendidikan.

Kebersamaan di refter memberi warna tersendiri bagi audiensi pagi itu. Sambutan, percakapan, dan santap bersama memperlihatkan bentuk sederhana dari keramahtamahan dalam kehidupan Gereja. Setiap peserta memperoleh kesempatan untuk hadir, mendengarkan, dan mengambil bagian dalam perjumpaan. Dalam suasana demikian, persaudaraan menemukan ungkapannya melalui perhatian dan waktu yang mereka sediakan bagi satu sama lain.

Bagi kedua Bruder De La Salle, kunjungan ini juga menjadi kesempatan untuk berpamitan secara langsung kepada Uskup sebelum kembali ke Filipina. Momen pamitan tersebut melengkapi maksud audiensi pada pagi itu. Sebelum melanjutkan perjalanan, keduanya dapat berjumpa dengan Uskup, mengenal secara singkat profil Keuskupan Manado, serta menikmati kebersamaan dengan Ketua Yayasan dan staf dalam suasana kekeluargaan.

Setelah sarapan dan perbincangan selesai, rombongan berpamitan kepada Uskup. Dengan demikian, berakhirlah rangkaian kunjungan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut. Kesederhanaan pertemuan justru memberi tempat bagi hal-hal yang mendasar dalam relasi gerejawi, yakni kesediaan menerima, keterbukaan untuk berbicara, dan perhatian terhadap karya pelayanan bersama.

Audiensi pada 21 Oktober 2026 ini menjadi catatan tentang persaudaraan yang tumbuh melalui perjumpaan langsung. Di Rumah Uskup Keuskupan Manado, perhatian terhadap karya pendidikan dan kesempatan untuk berpamitan hadir dalam satu kebersamaan. Pertemuan tersebut mengajak setiap pihak untuk mensyukuri hubungan yang telah terjalin serta terus memelihara semangat persekutuan dalam menjalankan tugas dan pelayanan masing-masing.