Apa (what):
kegiatan Monev untuk mengavaluasi hasil Muspas thn 2018 dan juga hasil Renstra Keuskupan Manado yg diimplentasikan dalan Renstra dan program Paroki semester I (januari sampai juni thn 2026). kegiatan ini dibuat oleh Uskup dan Kuria supaya sistem dgn mengikuti format dan cara pelaporan yang baik, benar dan berkala serta berkesinambungan dgn melihat implementasi Risk Register yg terjadi. Monev bukanlah hanya dibuat pada akhir tahun tapi sudah harus dilaksanakan secara berkala ( semester) baik tingkat paroki, kevikepan ( keuskupan) supaya memperbaiki yg belum dan mengambil langkah-langkah konkrit ke depan untuk menjawab kebutuhan umat di masing-masing wilayah pelayanan (paroki-paroki). Monev bukan sarana utk menghukum, saling menyalahkan dsbnya tapi harus dijadikan sarana pembelajaran sebagai sarana bantuan untuk mengevaluasi apakah Renstra dan program yg direncanakan dan yg telah dan akan dibuat itu menjawab kebutuhan umat dan gereja ( keuskupan Nanado sesuai dgn hasil Muspas dan Renstra), Ardas, pedoman dan statuta.
Siapa (who):
Uskup bersama pastor asisten dan kuria (pastor Frzngky runtu, PR) beserta para peserta: vikep dan para pastor Paroki dan utusan umat paroki masing masing ( DPP dan Aplikator) dari 11 paroki ( daftar hadir) : Santo Andreas Lolak-Pantura, St. Kristus raja Kotamobagu, Paroki kebangkitan kristus Amurang, Paroki Hati kudus Yesus Kroit, St Paulus Tompaso Baru, Paroki Ratu Rosario Suci Modoinding, St. Xaverius Guaan , Patoki Bunda Hati Kudus Pimbar, paroki Maria Pengantara Kosio Barat, St. Christoforus Gorontako, Paroki St. Theodorus Kaaruyan.
Dimana (where):
Di ruang tamu pastoran paroki Santo Andreas lolak-Pantura
Kapan (when):
Hari Rabu 12 Agustus 2026, mulai jam 10.00 – selesai
Mengapa (why):
Untuk memonitoring dan mengevaluasi implementasi program kerja semester I tahun 2026 dan hasil Muspas tahun 2018 serta hasil Renstra Keuskupan Manado serta melihat keadan dan situasi Paroki yang ada sekarang ini serta program-program unggulan di masing masing paroki dengan berdasarkan pengalaman sejarah perjalanan gereja katolik universal dimana telah banyak keputusan keputusan gereja teristimewa dokumen dokumen gereja yg telah dipelajari dan dikonkritkan dalam karya dan kebijakan agama agama lain sekarang ini. Menjadi pertanyaan dan refleksi bagi kita gereja katolik, khususnya di Keuskupan manado: apakah hal hal tersebut sudah dimengerti dan dihayati dan dikonkritkan dalam karya karya gereja kita?
Bagaima (how) :
Uskup berangkat dari rumah Keuskupan dgn Asisten Uskup dan 2 sopir ( Robby dan Ofni) pertemuan dimulai jam 10.00 wita dengan kehadiran 11 paroki dari Kevikepan Stella Maris. Proses Pertemuan didahului oleh vikep kemudian Bapak Uskup yang memberikan pengarahan kemudian masuk dalam proses presentasi hasil monev masing masing paroki yang diatur oleh Vikep dimana masing masing menyampaikan hasil monevnya teristimewa program unggulan dari masing masing Paroki serta kendala/ masalah masalah yang dihadapi serta usulan- usulan seputar program dan pengelolaan keuangan. Prosentasi langsung ditanggapi oleh Uskup serta peserta yang hadir. Dalam prosentasi yang disampaikan sesuai pedoman sekaligus Masing masing paroki mempunyai keunikan dan pergumulan yg sudah dan sementara terjadi sekaligus program unggulan. Uskup menekankan bahwa semua dapat teratasi dan dilaksanakan serta dapat menghasilkan hal yg baik demi kemajuan umat dan perkembangan Gereja khususnya di Keuskupan Manado jika semua berjalan bersama sesuai dengan mekanisme monev yg berjalan di keuskupan manado sekarang dan didasarkan pada keunikan dan kemampuan masing masing paroki. Pastor Paroki menjadi penanggungjawab terhadap semua proses Monev dibantu oleh Tim yg ada di masing masing paroki dan diperkuat oleh team keuskupan yg selalu siap membantu. Jika ada kesulitan dan masalah menyangkut matriks progran dan aplikasi, tim monev dan tjm puspakusuma diap mrmbantu sesusi kebutuhzn. Uskup juga menekankan bahwa persekolahan katolik harus diperkuat dan harus menjadi perhatian Paroki. sekolah sekolah katolik harus eksis dan dikembangkan lagi. Sekolah sekolah yg sudah hampir tutup supaya diperhatikan kembali dengan melihat situasi dan keadaan dengan segala upaya paroki. Keuskupan juga menekankan Katekese utk iman kekatolikan dan kehidupan menggereja. Keuskupan sejak muspas dan penyusunan prrogram menjadikan hal ini sebagai salah satu program unggulan Keuskupan yang harus diimplenentasikan dalam program Paroki. Proses pertemuan berjalan dengan baik dimana juga Pastor FrNgki bznysk memberikan masukan menyangkut program dan aplikasi keuangan dan ditutup dgn closing statement oleh Uskup, kemudian doa penutup dan foto bersama.














