Lotta, 14 Juni 2026 — Uskup Manado memimpin Perayaan Ekaristi penutupan kegiatan pembinaan keluarga yang diselenggarakan oleh Komisi Keluarga Keuskupan Manado di Rumah Retret Lotta, milik Keuskupan Manado, pada Minggu, 14 Juni 2026. Perayaan Ekaristi dimulai pukul 11.00 WITA dan berlangsung dengan khidmat.
Kegiatan tersebut menghadirkan Rufinus Sabtian sebagai narasumber dari Komisi Keluarga Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Sebanyak 132 peserta, yang merupakan utusan dari 40 paroki, mengikuti kegiatan ini. Mereka berasal dari delapan kevikepan di wilayah Keuskupan Manado, yakni Manado, Tomohon, Tombulu, Tonsea, Tondano, Mitra, Palu–Stella Maris, dan Nusa Utara. Hadir pula Ketua dan anggota Komisi Keluarga Keuskupan Manado beserta tim kerja.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Komisi Keluarga Keuskupan Manado dalam mengembangkan pembinaan dan pendampingan keluarga, baik bagi pasangan pranikah maupun keluarga pascanikah. Melalui rangkaian pembahasan dan pertukaran pengalaman, para peserta bersama narasumber berupaya merumuskan langkah-langkah pembinaan serta pendampingan yang tepat bagi keluarga-keluarga Katolik, khususnya mereka yang sedang menghadapi persoalan dalam kehidupan rumah tangga.
Kegiatan tersebut juga diarahkan pada penyusunan modul pembinaan dan pendampingan keluarga yang dapat diterapkan secara terpadu di seluruh wilayah pelayanan Keuskupan Manado. Modul ini diharapkan menjadi pedoman pastoral yang membantu keluarga-keluarga Katolik menghayati panggilan hidup perkawinan dan membangun persekutuan keluarga yang berakar pada iman.
Dalam Perayaan Ekaristi penutupan, Uskup didampingi oleh Pastor Asisten; Ketua Komisi Keluarga Keuskupan Manado, Pastor Revi Tanod, Pr.; pastor utusan Komisi Keluarga KWI; serta para imam yang menghadiri kegiatan tersebut.
Dalam homilinya, Uskup kembali menegaskan tugas dan tanggung jawab Komisi Keluarga dalam melaksanakan karya pastoral keluarga. Komisi Keluarga diharapkan membangun jejaring kerja sama yang erat dengan paroki-paroki hingga ke wilayah rohani. Sinergi tersebut diperlukan agar pembinaan dan pendampingan keluarga dapat menjangkau umat secara nyata serta membantu keluarga-keluarga Katolik menjalani panggilan hidup mereka seturut ajaran dan nilai-nilai Kristiani.
Sesudah Perayaan Ekaristi, Uskup menyerahkan piagam kepada para peserta serta menyampaikan penghargaan kepada narasumber dari Komisi Keluarga KWI. Penyerahan tersebut menjadi ungkapan apresiasi atas partisipasi dan sumbangsih semua pihak bagi pengembangan karya pastoral keluarga di Keuskupan Manado.
11.00 dipimpin oleh Uskup didampingi oleh Pastor Asisten, Pastor Ketua Komis keuskupan; Pastor Revi Tanod, Pr., Pastor utusan Komis Keluarga Kwi dan juga para Pastor yang sempat hadir dalam kegiatan ini. perayaan berlangsung dengan baik dimana dalam khotbah Uskup mengingatkan lagi tugas dan tanggungjawab Komisi Keluarga agar bekerjasama dalam jaringan dengan paroki paroki bahkan sampai pada wilayah pelayanan yang ada di Paroki, yakni wilayah Rohani agar kehidupan berkeluarga umat Katolik dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan hidup berkeluarga Katolik.
Sesudah Misa, Uskup juga memberikan Piagam kepada para peserta dan penghargaan kepada pemateri yang berasal dari Komisi keluarga KWI. Sesudah kegiatan, Uskup beristirahat di Lotta.
