loader image

Gereja Katolik Keuskupan Manado

Uskup Menghadiri dan Merayakan Misa Hut Perkawinan ke 40 Keluarga Sumaraw-Correia di Gereja Pusat Paroki Kristus Raja Kembes, 30 Mei 2026

Suasana penuh sukacita dan syukur menyelimuti Gereja Pusat Paroki Kristus Raja Kembes pada Sabtu, 30 Mei 2026. Pada hari yang istimewa tersebut, keluarga besar Sumaraw–Correia merayakan pesta emas perkawinan, yakni peringatan 40 tahun perjalanan hidup perkawinan kedua mempelai.

Perayaan syukur ini menjadi ungkapan terima kasih keluarga kepada Tuhan atas kasih, penyertaan, dan berkat-Nya sepanjang perjalanan hidup kedua mempelai. Selama setengah abad, mereka telah menapaki kehidupan rumah tangga dalam suka dan duka serta dianugerahi anak-anak, cucu-cucu,. Rasa syukur tersebut diwujudkan melalui Perayaan Ekaristi bersama keluarga besar, umat paroki, dan masyarakat.

Sebelum menuju Kembes, Bapa Uskup menghadiri perayaan ulang tahun tahbisan imamat Pastor Frangky Runtu di Seminari Kakaskasen. Seusai mengikuti kegiatan tersebut, Bapa Uskup langsung melanjutkan perjalanan menuju Paroki Kristus Raja Kembes untuk memimpin Misa Syukur Pesta Emas Perkawinan keluarga Sumaraw–Correia.

Perayaan Ekaristi dimulai pada pukul 17.00 WITA. Bapa Uskup bertindak sebagai selebran utama, didampingi oleh Pastor Asisten, Pastor Paroki Kristus Raja Kembes, dan Pastor Agus Sumaraw, yang merupakan kakak dari mempelai pria.

Salah satu bagian yang paling mengharukan dalam perayaan tersebut adalah pembaruan janji perkawinan. Di hadapan Allah, Gereja, keluarga, dan umat yang hadir, kedua mempelai kembali meneguhkan janji perkawinan yang telah mereka ikrarkan 40 tahun silam. Pembaruan janji tersebut menjadi tanda kesetiaan mereka dalam menghayati Sakramen Perkawinan sekaligus kesaksian nyata tentang kasih yang terus dipelihara dalam tuntunan dan rahmat Tuhan.

Menjelang berkat penutup, Bapa Uskup menyerahkan piagam peringatan 40 tahun perkawinan kepada kedua mempelai. Piagam tersebut menjadi bentuk penghargaan sekaligus kenang-kenangan atas kesetiaan mereka dalam membangun dan memelihara kehidupan keluarga Kristiani selama setengah abad.

Setelah berkat penutup, Bapa Uskup bersama para imam dan para petugas liturgi mengabadikan momen penuh sukacita tersebut dengan berfoto bersama kedua mempelai dan seluruh anggota keluarga.

Rangkaian perayaan kemudian dilanjutkan dengan acara ramah tamah di Aula Paroki Kristus Raja Kembes. Dalam sambutannya, Bapa Uskup menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada kedua mempelai yang telah setia mempertahankan janji perkawinan mereka. Bapa Uskup juga mengapresiasi kehidupan keluarga Sumaraw–Correia yang telah memberikan teladan baik di tengah umat dan masyarakat.

Kehadiran keluarga besar, umat paroki, dan masyarakat semakin menyemarakkan perayaan tersebut. Kebersamaan yang terjalin dalam suasana persaudaraan memperlihatkan bahwa pesta emas perkawinan ini bukan hanya menjadi sukacita kedua mempelai dan keluarga, melainkan juga sukacita seluruh umat yang hadir.

Setelah mengikuti santap malam bersama, Bapa Uskup, didampingi Pastor Asisten dan pengemudi, meninggalkan Kembes dan kembali ke rumah keuskupan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat, hangat, dan penuh sukacita.

Perayaan pesta emas perkawinan keluarga Sumaraw–Correia menjadi kesaksian bahwa kesetiaan dalam hidup perkawinan senantiasa bertumbuh melalui kasih, pengorbanan, pengampunan, dan penyerahan diri kepada Tuhan. Semoga teladan kedua mempelai menginspirasi keluarga-keluarga Kristiani untuk terus menjaga kesucian Sakramen Perkawinan serta menghadirkan kasih Allah di tengah Gereja dan masyarakat.